“Dasar Orang Aneh”

“Dasar orang aneh” entah sudah berapa kali kalimat itu saya dengar. Kadang ketika berkenalan dengan orang-orang baru tak jarang kalimat itu terlonta dari lisan mereka. 🙂 dan selalu kalimat itu kutanggapi dengan senyum bahkan kadang terkekeh mendengar kalimat yang diucapkan dengan nada masing-masing. Ada yang sambil tertawa ada juga dengan nada sinis jengkel karena merasa dikerjai. … 😀 Tapi puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa keakraban itu hadir setelah kalimat itu, “Dasar orang Aneh”.. Meski g berlaku untuk semua kasus sih… :)hehehehe

Orang aneh, orang normal, orang istimewa, orang super. semua istilah itu kita berikan dengan subjektif kan??? Kita menganggap orang aneh karena apa yang mereka lakukan aneh di mata kita. Mungkin karena kita tak terbiasa, hal itu ganjil bagi kita. Namun dalam komunitas tertentu, hal “aneh” bagi kita adalah sesuatu yang normal bahkan mungkin istimewa. Setiap orang memiliki sudut pandang masing-masing.. Ada yang memandang lurus seperti harimau memandang mangsanya “ngeriii juga”, ada yang memandang luas seperti elang memandang mangsanya, ada juga yang memandang dengan sebelah mata, acuh, tak mau peduli..

Teringat kisah 4 tuna netra yang diperkenalkan dengan makhluk baru. Makhluk yang belum pernah mereka kenal sebelumnya. Makhluk apa teman-teman??? Iya Gajah yang telinganya lebar hidungnya panjang kakinya 4 dan berbadan besar “teringat masa-masa TK” hehehehe… 1 orang memegang ekor, 1 orang memegang telinga, 1 orang memegang kaki, dan 1 orang memegang belalai. Ketika mereka ditanya bagaimana bentuk gajah itu; mereka pun menjawab sesuai dengan pengetahuan yang mereka dapat dari proses perabaannya.. Maka jadilah gajah itu pipih lebar (telinga gajah) atau jadilah gajah itu bulat besar (kaki) atau jadilah gajah itu kecil kayak tali (ekor), atau gajah itu bulat sedang (belalai)… Tapi bagi kita yang sempurna penglihatannya maka gajah itu yaaa gajah yang sebagaimana biasa kita lihat..

Teman-teman, don’t judge book by its cover begitu kata orang.. Jangan nilai handpone dari cashingnya tapi dari pulsanya hahahaha… Dunia ini luas, berkelana dan bertemu berbagai macam manusia akan memberimu pengalaman, menumbuhkan intuisi dalam mengenali orang. Tumpukan pengalaman, ilmu, pengetahuan akan memberi kita pandangan yang luas terhadap apa yang kita hadapi… Menilai orang tidaklah salah, mau dia “aneh”, normal dan seterusnya janganlah menjadi penghalang untuk bergaul dengan mereka. memahami dunia mereka semampu kita dan menarik kesimpulan, mungkin itu lebih bijak dibanding menilai sesuatu yang bahkan belum kita rasakan. Jangan sampai kita tertipu pandangan. seperti fatamorgana indah dipandang dari jauh namun tiada ketika kita sudah dekat.

Terakhir kita kutip sebuah ayat di dalam al Qur’an
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik bagimu, boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Q.S Al Baqarah:216)

Boleh jadi orang itu “aneh” bagi kita namun banyak pelajaran yang bisa kita dapat darinya…

Hidup tiada guna tanpa manfaat kepada sesama 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s