Di antara 2 Ayat

Qur'an

Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan
Yang mengajar dengan Qalam
Yang mengajarkan manusia apa yang tak mereka ketahui

Ada dua ayat Tuhan yang harus kita baca karena dengan dua cara inilah Tuhan menurunkan ilmu-Nya kepada ummat manusia. Ada ayat Qauliyah adapula ayat Kauniyah. Sebagaimana namanya, ayat Qauliyah adalah ayat-ayat berupa firman Tuhan yang dalam agama Islam kita kenal dengan nama Al Qur’an. Ayat Qauniyah ini kemudian menjadi pedoman dasar khususnya bagi manusia dalam melintasi cakrawala kehidupannya. Mengapa demikian? karena di ayat-ayat inilah segala aturan yang mengatur hidup manusia, hubungannya dengan Tuhan atau kepada sesama manusia digariskan. Selanjutnya ayat-ayat ini dijabarkan, dipertegas melalui hadits-hadits Rasul-Nya Muhammad Saw. Di dalam ayat Qauniyah ini pula Allah swt memperkenalkan Diri-Nya kepada manusia. Allah menyampaikan berbagai kabar, baik dari masa lalu atau masa akan datang. Di sini pula Allah memberikan informasi terkait hal-hal ghaib yang dibutuhkan oleh manusia. Inilah ayat pertama yang harus dibaca oleh manusia.

Ayat Kauniyah berbeda dengan ayat Qauliyah. Jika ayat Qauliyah berupa firman atau kalam Tuhan maka ayat Kauniyah adalah segala hal yang berkaitan dengan makhluk Tuhan. Baik itu berupa benda, makhluk hidup, makhluk ghaib, ataupun peristiwa-peristiwa yang menyertai kehidupan ini termasuk sejarah ummat terdahulu. Segala yang ada di dalam alam semesta ini menjadi ayat-ayat kauniyah yang harus menjadi perhatian manusia. Mulai dari peristiwa terkecil seperti gugurnya daun dari pohonnya sampai peristiwa besar seperti gerhana dan sebagainya. Di dalam Al Qur’an banyak ayat yang memberi petunjuk kepada kita bagaimana memperlakukan ayat kauniyah ini. Coba kita perhatikan bagaimana Allah swt memerintahkan kita memperhatikan pergantian siang dan malam, berlayarnya bahtera di atas samudra, kehidupan lebah, memperhatikan diri kita sendiri dan seterusnya.

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (Q.S Fushshilat : 53)

Bagi orang-orang yang berfikir, berakal, ulil albab, maka macam ayat-ayat tersebut akan memberikan berbagai macam hikmah kepadanya. Bagi orang yang tak peduli maka ayat-ayat ini akan berlalu begitu saja dan tidak mendatangkan manfaat kepadanya. Tujuan utama dari membaca ayat-ayat ini adalah agar kita bisa mengenal Allah lebih dekat dan lebih baik.  Sebagaimana Nabi Ibrahim as menemukan Tuhannya melalui proses tafakur terhadap alam. Selain itu membaca ayat Allah seharusnya menjadikan keimanan, ketakwaan, rasa takut dan rasa cinta kita kepada-Nya semakin bertambah. Di lain sisi, memahami ayat-ayat Tuhan akan memahamkan kita tentang sunnah-sunnah Allah (Sunnatullah). Baik yang bersifat ketentuan syar’i ataupun yang bersifat ketentuan penciptaan. Memahami sunnaatullah yang bersifat syar’i menjadikan kita paham terhadap syariat yang Allah kehendaki. Apa yang diperintahkan-Nya apa yang dilarang-Nya sehingga kita terhindar dari kesalahan dalam menjalankan peran sebagai hamba-Nya. Adapun memahami sunnatullah yang bersifat penciptaan (alam semesta atau sejarah manusia) menjadikan kita mampu memanfaatkan alam dan mengambil berbagai pelajaran darinya. Dengan demikian kita bisa mengelola kehidupan kita di bumi ini dengan lebih baik sehingga kemakmuran bumi dan kesejahteraan ummat manusia bisa tercapai.

“Dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS Al-Anfal: 2)

“Dan mereka mentafakkuri (memikirkan) tentang penciptaan langit dan bumi (lalu berkata): ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia; Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali ‘Imran: 191)

Wallahu a’lam bissawab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s