Kau Tidak Sendiri (Teman)

You-Are-Not-Alone

Selasa 2 September 2014 seperti komitmen untuk merutinkan olahraga, saya kembali mencoba lari keliling kampus Unhas pagi itu. “Saya tidak mau mati muda karena sakit” kalimat inilah awalnya yang memotivasi saya. Pada saat berlari tiba-tiba terlintas sebuah senandung lagu yang pernah saya dengar entah di mana. Hanya ingat lirik awalnya saja sih hehehe, “Wahai gadis bermata …. bla bla bla”. Saya pun mencoba mengingatnya sekuat tenaga sambil terus berlari. Namun sampai di rumah tak juga mendapatkan bayangan baik penyanyi ataupun sebagian lirik lainnya. Namun ada sesuatu yang membuat saya tertarik dengan satu bait lagu ini.

Bermodalkan tiga kata di atas dan mesin pencari andalan si mbah Google saya mencari lirik dan penyanyinya. Perambahnya pun loading dan menampilkan link teratas dengan nama “Fiersa Bisari – Samar”. Saya pun membuka link tersebut dan sadar sepertinya lagu ini ada di handphone saya. Akhirnya saya bukalah library music player dan mencoba memutar lagu ini. Daaaannnn ternyata memang inilah lagu yang dari tadi terlintas dalam pikiranku. Hehehe

Membaca liriknya dan mendengarkan lagunya saya menyadari bahwa lagu ini memiliki pesan yang baik, Bagaimana seorang teman mendukung temannya yang sedang sedih, kehilangan semangat untuk melanjutkan hidup karena luka hati yang sedang dirasakannya. Lagu ini mengingatkan kita bagaimana seorang teman seharusnya bersikap atas duka yang dirasakan oleh temannya. Kehadiran seorang teman ketika kita sedang “jatuh” tentu akan mampu memberi semangat untuk bangkit dari keterpurukan. Seorang teman hadir untuk menghadirkan senyum di wajah saudaranya yang sedang bersedih..

Biar tak penasaran ini saya kasih liriknya. Kalo mau MP3 nya cari sendiri ya🙂

Fiersa Besari – Samar
Wahai gadis bermata sendu
Mengapa kau merenung?
Tertunduk di sudut dunia
Apa yang kau sesali?
Tak tahukah dirimu?
Hidup takkan menunggu
Buka sedikit hati
Agar kau tahu Kau tidak sendiri
Lupakah kau cara tersenyum?
Apa sayapmu patah?
Jika begitu tak mengapa
Izinkan aku memapah
Berhentilah memaki
Semua yang telah dicuri
Buka sedikit hati
Agar kau tahu Kau tidak sendiri
Pakailah pundakku
Saat kau menangis
Keluarkanlah Hingga tak berbekas
Biarkan aku pungut Puing yang tersisa
Dan kupeluk Hingga kau tersenyum
Pakailah pundakku
Saat kau menangis
Keluarkanlah Hingga tak berbekas
Biarkan aku pungut Puing yang tersisa
Dan kupeluk Hingga kau kembali ..Tersenyum
Wahai gadis bermata sendu
Mengapa kau merenung?
Untuk sahabat sekalian yang masih belum bisa move on, Bukalah sedikit hati agar kau tahu kau tidak sendiri🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s