Diam dan Dengar

diam lebih baik

Manusia memang makhluk yang penuh dengan keluh kesah. Tiada hari tanpa keluh tiada hari tanpa kesah. Ada-ada saja yang bisa dikeluhkan. Mulai dari hal-hal kecil, sepele sampai urusan-urusan yang besar. Dari urusan pribadi hingga urusan orang lain. Coba tengok News Feed Facebook tak sedikit yang berjejer di sana adalah keluh kesah si anak cucu Adam.  “Aduuhh sudah telat di suruh duduk depan lagi” atau “bosssaaannn” dan berbagai keluhan yang lain.

Yaa.. itu wajar saja. Begitulah fitrah manusia. Ia memang dicipta penuh keluh dan kesah, kata guruku. Namun kenyataannya, ada juga di antara manusia mereka yang pantang mengeluh. Musibah, cobaan, kesusahan hidup tak lantas menggerakkan mulut dan lisannya melontarkan sedikitpun keluh. Kepada dirinya saja tidak apalagi kepada orang lain. Ada ketegaran di setiap langkah mereka. Continue reading “Diam dan Dengar”