Berpartisipasi Dalam Pemerintahan

Oleh: DR. Ali Muhammad As-Slaaby
Penterjemah:
Abu Ahmad

PENDAHULUAN

Sesungguhnya kepemimpinan ahlu tauhid dan iman terhadap berbagai jabatan pemerintahan di tengah negara yang tidak beriman merupakan bagian dari tamkin (kejayaan), dan Al-Quran telah menunjukkan contoh tersebut dalam kisah nabi Yusuf as, Allah berfirman : “Berkata Yusuf: “Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); Sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan”. (Yusuf : 55)

Nabi Yusuf menyampaikan permintaan ini kepada raja Mesir yang musyrik karena aqidah dan dakwahnya, serta keinginan menghadirkan yang terbaik bagi manusia, nabi Yusuf bergerak sesuai dengan kapasitas dan kondisi yang terjadi pada saat itu dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan untuknya.

Jalan yang ditempuh oleh nabi Yusuf ini menunjukkan kepada kita akan adanya banyak jalan dalam berdakwah dan menyebarkan Islam, mengajak masyarakat kepada Iman dengan berbagai cara dan jalan, selama cara dan jalan ini tidak terdapat di dalamnya benturan antara prinsip yang dibawanya; karena hukum hanya milik Allah dan penghambaan mutlak banyak untuk yang Maha Esa dan Maha Pemberi Balasan dan antara kepemimpinan satu departeman (kedudukan), untuk membentuk masyarakat lebih dekat pada dakwah Allah, hal tersebut tidak diragukan lagi bahwa Yusuf as menyebarkan dakwah tauhid saat mendekam di dalam penjara, sebagaimana pada dirinya berada dalam kekangan suatu hukum yang zhalim.
Continue reading “Berpartisipasi Dalam Pemerintahan”